SMK Karya Putra Manggala Melaksanakan Ujian Berbasis Android

E-LEARNING

 

Siswa SMK KPM melaksanakan do’a sebelum memulai Ujian

Mandalamekar,(26/11).Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Karya Putra Manggala yang berada dibawah naungan Yayasan Haji Umar Sanusi Apidin dengan program study Teknik Komputer dan jaringan (TKJ) saat ini sedang mengadakan ujian dengan menggunakan aplikasi yang bisa di akses dengan menggunakan System Oprasi  Android dengan masuk ke link yang sudah di sediakan dalam bentuk IP ADDRES dan virtual box atau lochal host dengan menggunakan jaringan WIFI untuk share soal mata pelajaran dari server. Untuk Pelaksanaan ujian ini di SMK KPM itu sendiri sudah tersedia jaringan atau koneksi internet. Ujian Penilaian Akhir Smester tersebut akan di laksanakan selama 6 (enam) hari.

Sejauh ini di kabupaten Tasikmalaya baru 8 (delapan) Sekolah yang menggunakan aplikasi ini dan di Kecamatan Jatiwaras hanya 2 (dua) Sekolah Menengah Kejuruan yang menggunakan aplikasi tersebut salahsatunya yaitu SMK Karya Putra Manggala, salahsatu sekolah swasta yang berada di Kecamatan Jatiwaras tepatnya di Desa Mandalamekar.

Pengawasan ujian penilaian akhir semester

Kepala Sekolah SMK Karya Putra Manggala Yarid Albani mengatakan “Sebelum menindaklanjuti program ini terlebih dahulu mengadakan rapat dengan guru-guru mata pelajaran dan setelah itu saya sampaikan bagaimana cara dan mekanisme pelaksanaan dan penilaian akhir semester dengan menggunakan android”. Ujian Sekolah berbasis Ilmu Teknologi dan Informasi (IT) dengan menggunakan hp android ini sebenarnya sangat efektif untuk digunakan di sekolah-sekolah,selain tidak memakan banyak,  tempat tentunya hp atau gadget sudah tidak asing lagi di kalangan pelajar atau anak muda sekarang ini. Sebenarnya Pada Tahun 2017 SMK KPM tersebut sudah melaksanakan ujian dengan menggunakan IT dengan pesiapan yang cukup extra mulai dari mempersiapkan komputer untuk kebutuhan  melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Semoga Dengan Era Digital Saat ini  Pemanfaatan akses internet ( Internet Sehat ) bisa di rasakan oleh kalangan pelajar dan masyarakat yang ada di sekitar.

            “Program ini sebernya mau saya kerjakan pada tahun 2019 tetapi karena melihat banyak siswa yang memakai android sehingga program ini saya kerjakan ditahun 2018 meskipun ada rasa panik karena takut siswa dirugikan,dan ternyata semuanya untuk hari pertami berjalan lancar,bagi siswa yang tidak mempunyai android maka dipasilitasi oleh sekolah dengan menggunakan laptop,Jadi tidak ada alasan siswa untuk meminta hp dadakan kepada orangtuanya,”, Ujar Yarid di sela-sela sedang memantau ujian siswanya.

Soal Online

Dari 130 SMK di Kabupaten Tasikmalaya, banyak sekolah yang ingin menyelenggarakan program Ujian Penilaian Akhir Semester seperti ini, karena selain menguntungkan terhadap siswa juga menguntungkan terhadap guru. Langkah awal persiapan hanya memakan waktu satu minggu salahsatunya dengan mengirimkan Guru TKJ ( Yana Subarnas ) dan Operator Sekolah SMK KPM ( Ahmad Taufik ) ke SMK N Manonjaya karena di SMK tersebut sudah terlebih dulu  menggunakan aplikasi tersebut untuk melaksanakan ujian pelatihan tersebut.

Diharapkan Setelah selesainya ujian tersebut dan berjalan sesuai yang diharapkan mungkin untuk tahun depan, ingin memprogramkan aplikasi nilai siswa di komputer, hanya dengan cara memasukan nama siswa dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) maka seluruh siswa akan melihat langsung nilainya mungkin bisa dikatakan hampir mirip dengan aplikasi yang berada di kampus-kampus besar “terang Yarid.

Harapan tahun 2020 setiap siswa akan memakai absensi dalam bentuk fingerprint yang dapat terhubung ke setiap hp orang tua  untuk mempermudah list daftar hadir  guru masing dan semua orang tua bisa mengetahui kehadiran atau absensi anaknya di sekolah tersebut,namun ini perlu di musyawarhkan dulu antara orang tua murid dan guru.

 

Silahkan Komentar

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan