Menanam Untuk Memanen di Masa Depan

Kelompok Petani Cerdas
Ladang Kosong Yang Di tanami Padi

Mandalamekar (28/10), Setelah musim kemarau yang cukup panjang beberapa bulan ke belakang, yang membuat beberapa wilayah hampir mengalami kekeringan. Akhirnya di pertengahan bulan Oktober ini hujan mulai turun. Ladang dan juga persawahan mulai  disiram air hujan, Meskipun hujan yang turun masih terbilang jarang. Sebagian masyarakat masih belum bisa bercocok tanam , terutama menanam Padi dikarenakan sawah yang masih belum berair.

 

Proses Menanam Padi di Ladang CiNangka Beurit

Namun berbeda dengan beberapa orang petani yang berinisiatif dan lebih cekatan menyambut musim hujan. Dengan memanfaatkan ladang untuk menanam padi dan beberapa tanaman/sayuran seperti jagung , kacang tanah, labu dan wijen..
Seperti halnya yang telah dilakukan oleh petani yang juga merupakan tokoh penting di Desa Mandalamekar yaitu bapak Tata Sumitra,yang bergerak cepat bekerjasama dengan saudara dan tetangganya untuk bersama-sama menanam padi di ladang yang berlokasi di “Cinangka Beurit” atau Kp Cinunjang Rt 03 Rw 01.

Bercocok Tanam Bersama

Ini merupakan tekhnik pertanian yang terbilang jadul. Namun tidak ada salahnya bukan jika kembali di terapkan untuk meningkatkan pertanian dan kesejahteraan. Jika lahan persawahan saja mampu menghasilkan padi, maka akan lebih menguntungkan lagi jika ladang kosongpun di garap dengan baik.
Bahkan jika kita pandai dan ada kemauan untuk mengambil kesempatan dalam bertani maka perekonomian akan sangat terbantu.

Silahkan Komentar

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan