Penghijauan Dan Konservasi Alam Tingkatkan Harmonisasi Perangkat Desa

Kepala Wilayah Selfie di Karangsoak
Botram Setelah Pekerjaan Selesai

Membangun insfrastruktur itu mudah, yang terpenting ada dana untuk membiayai pembangunannya dan tidak memerlukan waktu yang lama. Berbeda dengan membangun hutan pasti diperlukan waktu yang cukup lama, minimal 30 tahunan untuk sekedar mengembalikan fungsi lahan tersebut menjadi hutan kembali, walalaupun mempunyai biaya yang mumpuni.

Tak ada perbedaan pendapat tentang fungsi hutan yang begitu vital, semua telah sepakat bahwa hutan adalah jantung kehidupan semua mahluk hidup yang berada dibumi. Jadi tidak mungkin bisa hidup normal saat jantungnya tidak berfungsi dengan baik.

Mandalamekar sudah sejak 2004 silam telah menginisiasi rehabilitasi atau reboisasi hutan sumber air dan telah mendapat perhatian dari banyak pihak, mulai dari lembaga pemerhati konservasi alam lokal dan international, juga dari pihak Pemerintah Kabupaten hingga tingkat kementrian.

 

Kepala Wilayah Selfie di Karangsoak

Pada 2018, Mandalamekar kembali menguatkan bagi seluruh perangkat pemerintahan desanya untuk berperan aktif dalam penghijauan dan konservasi alam, mereka para RT, RW, LPM, BPD,  PKK perangkat dan lembaga lainnya dihimbau untuk bahu membahu mensukseskan penghijauan dan konsevasi alam tersebut. Dan telah disepakati setiap dua minggu pada hari sabtu akan melakukan penanaman dan pemeliharaan selagi masih ada musim tanam.

Penghijauan dan konservasi alam ini tak jarang menjadi arena harmonisasi diantara perangkat desa atau ajang pelepasan penat setelah sekian lama duduk sambil melototi komputer. Karena setelah pekerjaan penanaman atau pemeliharaan tanaman biasa diakhiri dengan makan bersama, dengan membawa makanan masing-masing atau dengan makanan yang disediakan pihak pemerintah desa.

Silahkan Komentar

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan