Kenapa Bantuan Harus Disalurkan Ketika Data Belum Valid

Bantuan Beras Tiba di Mandalamekar Senin (12/02)

Mandalamekar mendapat pengiriman beras untuk disalurkan kepada yang berhak menerima sebanyak 2420 kg atau 242 karung dengan berat 10 kg per karung.  Ada pengurangan jatah penerimaan raskin yang sedianya mendapat 3436 kg per bulan dan disalurkan sesuai kebijakan pengurus setempat dengan pertimbangan mengurangi gejolak sosial maka raskin tersebut disalurkan hampir merata di setiap kampungnya dan dikenakan biaya pembelian besera biaya transportasi.

Sedangkan untuk  tahun 2018 ada pengurangan jumlah beras sekitar 1016  kg tanpa pemberitahuan terlebih dahulu ke tingkat pemerintahan desa dan beras tersebut harus segera disalurkan kepada orang yang berhak menerima di wilayah Desa Mandalamekar. Beras harus disalurkan secara gratisan.

Ada yang rancu dalam pembagian raskin tahun ini dimana pihak desa harus membagikan bantuan tersebut tapi tidak disertai dengan data yang valid, tentang warga yang berhak menerima beras secara gratis tersebut, sehingga dikhawatirkan pembagian beras tersebut akan salah sasaran yang akhirnya menimbulkan gejolak sosial.

Saat dikonfirmasi permasalahan tersebut kepada Kasi Kesra Kecamatan  Jatiwaras melalui telepon genggam, membenarkan  bahwa beras itu harus tersalurkan secara gratis tanpa adanya pungutan biaya apapun termasuk biaya transportasi. Di desa lain ada yang menggunakan mobil dinas desa untuk mengantarkan beras sampai di lokasi. Serta sampai saat ini belum ada data yang final yang menjadi penerima bantuan tersebut karena datanya masih diolah di dinas sosial Kabupaten Tasikmalaya juga pembagian beras ini hanya untuk dua bulan saja karena mulai bulan maret pembagian itu akan dilakukan melalui kartu.

Kepala Desa Mandalamekar menyayangkan atas belum siapnya data warga yang menerima bantuan tapi bantuan beras harus disalurkan dan tidak didukung dengan pasilitas lainnya untuk sampai di lokasi.

“ Heran saja kok bisa ya saat data belum falid tapi bantuan harus disalurkan, herannya lagi kenapa bantuan tersebut tidak dihitung sampai  sampai titik peeenerima,” ungkap Kepala Desa Mandalamekar, Yana Noviadi

“kalaupun didesa lain akhirnya terpaksa diangkut dengan mobil dinas desa, tapi inisiatif tersebut tidak dilakukan di tingkat Kabupaten, mereka tidak mengantarkan bantuan tersebut menggunakan mobil dinas kabupaten,” pungkas Yana

Facebook Comments

2 Comments

Tinggalkan Balasan