Mobil Dinas Desa Papayan Sigap Antar Jemput Rombongan

Mobil Dinas Desa Papayan
Mobil Dinas Desa Papayan

Inspirasi bisa timbul dalam betuk apapun dan dimana pun, seperti yang terjadi dalam kisah rombongan Studi Banding empat desa yang berada diwilayah Kecamatan Cimenyan, Kab. Bandung, menuju Desa Mandalamekar dan Kawasan Panca Mandala, Kec. Jatiwaras, Kab. Tasikmalaya. Bis yang mereka tumpangi tidak bisa sampai di Desa Mandalamekar.

Bis itu terlalu besar sehinga diperkirakan kesulitan bila diteruskan ke Mandalamekar ditambah kondisi jalan yang jauh dari rasa nyaman. Akhirnya Bis tersebut hanya bisa sampai di Kampung Margahayu Desa Papayan.

Sekertaris Desa (Sekdes) Papayan melaporkan kejadian tersebut melalui telepon genggam, dan mempasilitasi pembicaraan antara saya dengan Rombongan tersebut.

“ Sudahlah pak, kalau memang bis nya tidak bisa sampai di Mandalamekar, kita gelar diskusi di Desa Papayan atau Ciwarak, desa itu sama dengan desa saya”  himbau saya ditelepon genggam.

Akan tetapi mereka keukeuh ingin diskusi diselenggarakan di Mandalamekar. Karena diantara rombongan yang datang telah terikat rasa emosional, sering berhubungan lewat medsos, bisa karena disengaja ataupun faktor kebetulan, masalahnya salah satu desa di Kec. Cimenyan itu mempunyai nama desa yang sama, yakni Desa Mandalamekar, Kec. Cimenyan.

Akhirnya pontang pantinglah mobil Dinas Desa Papayan dan Mandalamekar, mengangkut rombongan sekitar empat puluh lima orang supaya tamu bisa sampai di lokasi Kantor Desa Mandalamekar. Jaraknya tidak jauh jauh amat, sekitar sepuluh kilo meteran, tapi jangan tanya kondisi jalannya, tau sendiri lah. Hingga jarak sedekat itu memerlukan waktu tempuh sekitar empatpuluh lima menit. Alhasil acarapun molor tiga setengah jam dari rencana yang sudah dijadwalkan.

Pendek cerita, setelah acara bubar sebelum pulang, Ketua Rombongan, Sekcam Cimenyan berkata,

“ Tadinya saya heran kok bisa ya mobil dinas Desa Papayan bantuin antar jemput tanpa kita minta, saya sangat terbantu, dan ternyata sudah terikat kerja sama dalam sebuah kawasan.I tulah salah satu sebabnya saya ingin sekali di Cimenyan ada Kawasan,” Kaia dia seraya pamitan.

Kita yang di desa pedalaman kejadian seperti itu sudah sangat sering melakukan, sehingga kisah diatas bukanlah suatu cerita yang wow, tapi ketika kerja sama dua desa dalam bentuk yang biasa ternyata bisa menginspirasi daerah yang jauh lebih maju dari kita. Coba bila kompak misalnya lima desa atau mungkin sebelas desa atau bahkan seluruh desa bahu membahu saling mengisi walaupun dalam hal hal yang sepele menurut kita, akan menjadi inspirasi bagi siapapun yang kita bantu.

S E M O G A …… !

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.